Antisipasi Peraktek Perjokian, Diknas Larang Siswa Dan Pengawas Bawa HP

Senin, April 20, 2009


Hari ini sebanyak 4 ribu 754 siswa SLTA negeri dan swasta se Kabupaten Situbondo , akan mengikuti ujian nasional . U N kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya , selain menerapkan sistim pengawasan silang murni , setiap sekolah juga akan mendapat pengawasan ketat Tim Pengawas Independen atau TPI dari perguruan tinggi .

Pelaksana tugas Dinas Pendidikan Nur Salam , mengatakan semua soal ujian nasiona sudah diterima dinas pendidikan . Sejak sabtu kemarin semua soal UN sudah mulai didistribusikan ke masing-masing Polsek di tujuh belas kecamatan .
Sekitar pukul 7 pagi ini menurut Nur Salam , soal ujian nasional tersebut baru bisa didistribusikan ke masing-masing sekolah dengan pengawalan aparat kepolisian . Tidak hanya itu , usai ujian semua lembar jawaban untuk siswa SMK akan langsung di bawa ke Mapolda Jatim , sedangkan lembar jawaban SMA dan MA , juga akan langsung di bawa ke Unair Surabaya .
Untuk mengantisipasi terjadinya peraktek perjokian jawaban ujian nasional , Nur Salam melarang peserta U N dan pengawas , agar tidak membawa handphone selama pelaksanaan UN berlangsung .
Sebelumnya , Nur Salam juga menjelaskan , bahwa kelulusan ujian nasional hanya merupakan salah saru syarat kelulusan ujian satuan pendidikan . Bisa jadi , siswa yang lulus UN belum tentu mendapatkan ijazah karena tidak lulus satuan tingkat pendidikan .
Data yang diterima Bhasa menyebutkan . Sebanyak 4 ribu 754 siswa SLTA yang akan mengikuti UN , masing-masing terdiri dari siswa SMA sebanyak 2 ribu 229 siswa , MA sebanyak 1239 siswa , dan SMK sebanyak 1286 siswa .

0 comments:

Posting Komentar

powered by KalWork | WordPress by KalNet